Perkara Intim Para Radikal

Dua orang tertembak mati dalam pertempuran. Seorang aparat tertembak pula. Tapi tak sampai mati. Di pegunungan biru, realitas segalanya terkait dengan pelarian dan baku tembak. Dan kematian. Bagi beberapa orang lain, pegunungan biru adalah menahan nafsu seksual. Sejak komandan mengajak mereka jihad, mereka bak tenda-tenda nomaden menahan hujan dan gemuruh badai. “Jihad itu meninggalkan anak… Read More Perkara Intim Para Radikal

Catatan Tentang Yang Maha

Ini memang bukan kali pertama aku merasa dikuntit. Seumur hidupku memang aku banyak merasa dikuntit. Aku terbawa arus massa. Orang-orang percaya bahwa ada sebuah zat yang maha segalanya, sampai konon, segala aspek dalam kehidupan manusia diketahuinya. Absolut. Objektif. Aku jadi merasa tidak hidup sendiri. Seolah-olah aku mengenal sesuatu yang benar-benar tahu diriku yang sesungguhnya. Tapi… Read More Catatan Tentang Yang Maha

Surat Seseorang (Yang Diduga Perempuan) Untuk Seseorang Lainnya (Yang Mungkin Adalah Laki-Laki)

Naskah ini ditemukan tadi sore. Kertasnya sudah lapuk waktu sampai ke tangan saya. Beberapa kalimatnya sudah sulit terbaca. Mungkin karena pengaruh cuaca dan cipratan air yang masih dapat saya lihat jejaknya di beberapa sudut kertas. Entah sudah berapa lama surat ini tertulis. Ditulis oleh siapa dan untuk siapa, saya pun tak ada perkiraan. Burung bangau… Read More Surat Seseorang (Yang Diduga Perempuan) Untuk Seseorang Lainnya (Yang Mungkin Adalah Laki-Laki)