Ke Mana Domba Pergi?

Cerpen Aura Asmaradana (Tribun Jabar, 19 November 2017) KETIKA kau punya anak dan anakmu mulai bisa bicara dan ingin tahu banyak, bersiaplah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sadis—yang rasanya kau juga tak pernah terpikirkan untuk menanyakannya pada ibumu dan ketika pertanyaan terkatakan, kau seketika tahu bahwa seluruh jiwamu susut. “Ma, domba itu sekarang bagaimana?” Kami sedang…

Doa-Doa Har

“Har, kalau memang keputusanmu sudah tanak, lakukanlah.” Namun berat untuk Har. Ia tak sanggup melihat ibunya senantiasa melamun di jendela kamar, membuka pintu kamar lebar-lebar, seakan ingin menunjukkan kegelisahan pada semua orang yang melintas di depan pintu kamar. Har membayangkan ada jutaan ton kegamangan yang bergelayut di pundak ibunya. Betapa berat kenyataan yang harus diterima…

Perkara Intim Para Radikal

Dua orang tertembak mati dalam pertempuran. Seorang aparat tertembak pula. Tapi tak sampai mati. Di pegunungan biru, realitas segalanya terkait dengan pelarian dan baku tembak. Dan kematian. Bagi beberapa orang lain, pegunungan biru adalah menahan nafsu seksual. Sejak komandan mengajak mereka jihad, mereka bak tenda-tenda nomaden menahan hujan dan gemuruh badai. “Jihad itu meninggalkan anak…