Konservasi, Sebuah Laku Mencintai

Belum genap pukul empat sore ketika hujan selesai. Langit masih berjelaga. Saya duga masih akan hujan lagi. Bandung Timur memang mulai sering hujan di awal April. Di halaman rumah, hamparan rumput gajah tidak ada yang kemuning lagi. Pakis dan suplir-suplir tumbuh bergerombol di sudut-sudut. Tunas-tunas pohon jambu batu mencuat dari tanah. Itu sebab dari buang…

Sayang Jika Hilang: Catatan di Palu-Balikpapan-Samarinda-Palu

Jumat, Maret usia ketujuh belas malam, saya tiba di Palu. Tak ada yang gelisah. Langit baik, perut kenyang, suasana hangat cenderung panas. Saya tak berhasil ingat kopi apa yang saya teguk malam itu di Kopitaro. Beberapa isu berlompatan di udara. Mereka memang tak bersuara, namun sungguh ampuh seperti ninja. Duh, ternyata Maret usia kedelapan belas,…

Layung 31 Desember 2016

Beauty is a sense of harmony. Sore 31 Desember 2016, ketika saya mondar-mandir menyiapkan penganan, langit lembayung menembus kaca, pintu yang terbuka separuh, dan atap transparan di ruang makan. Melihat ke luar, ternyata lembayung terasa suram. Awan keberatan uap. Seluruh Bandung Timur seakan terperangkap di lapisan antara langit dan tanah. Seperti pasta coklat di tengah…