Sebuah Negara Buatan Turno

#Merespon puisi “Indonesia dalam Segelas Kopi” karya Agustino Pea Mole Beberapa minggu di awal November merupakan hari-hari yang berat dalam hidup Turno. Perasaan macam itu baru dirasakannya sejak enam tahun menjadi seorang ayah. Anaknya, Tiam, sedang gandrung pada bendera negara-negara di dunia. Tiap malam Tiam minta diceritakan tentang negara-negara dengan bendera yang baru dikenalnya. “Maroko… Read More Sebuah Negara Buatan Turno

Kisah Alat-alat Berat

#Merespon single Rannisakustik, “Mariode” 2016 Dozer Tak pernah sekali pun dalam proses penciptaan dirinya, dozer menginginkan menjadi dirinya hari ini. Sepandai-pandainya ia mengolah lahan, baru pada proyek ketiganya ia mendengar tangis pilu rerumputan. Mur-murnya sampai mengendor. Sendi-sendi bajanya hampir saling terpeleset. Nyatanya memang ia mengerjakan apa yang sewajarnya. Berhektar-hektar lahan harus dibuka. Lapisan teratas tanah… Read More Kisah Alat-alat Berat

Sampai Jadi Debu*

 Sebelum kau bersegera malam tadi wangi asap menguar dari lubang pengeras suara yang banyak, dempet, menjijikkan Ketika kau pamit untuk tidur senafas hela antara mabuk dan kantuk nafasmu memburu menggebuki hingga pecah layar monitor Bahkan ketika pagi menggusur tembok-tembok spasial yang serampangan menghadang, asap masih berbayang di dekat bulu mata. “Salahkah kumenuntut mesra?” menderu badai,… Read More Sampai Jadi Debu*