Fik-Min: Renta II


Nenek sudah amat renta hingga hanya berbaring. Famili banyak ramal waktu hidupnya tak lama lagi. Ia sedang menunggu cucu dan istrinya datang menjenguk. Mereka sangat ingin datang pada nenek. Tiap hari menelepon. Tiap hari menuntut kisah tentang sang nenek pada sanak saudara,
“Bagaimana keadaannya? Bicara apa saja?”
Ketika mereka datang, nenek girang. Cucu gegas memeluk sambil berbisik,
“Apa aku dapat waris? Tanah atau unit apartemenmu, mungkin?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s