Deis


Pekerjaannya belum selesai. Tangan lihainya terus berpacu dengan waktu yang menyembah di kaki. Dari titik menjadi garis-garis dengan ragam warna. Garis-garis membentuk pohon-pohon palma, kawanan domba yang tersusun bergelombang berikut dengan bukit-bukit, serta tulang manusia muda. Ia mencipta dengan dan dalam waktu.

Setelah selesai, tiba-tiba ia merasa semua itu bukan tugasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s