Driyarkara Menulis Tentang Dirinya


Mempelajari Driyarkara adalah perilaku mendidik: memanusiakan manuia muda. Terasa melalui tulisan-tulisannya, Driyarkara menulis dengan cinta. Cinta pendidik terhadap anak didik. Cinta itu adalah jenis cinta yang mendorong pendidik untuk menyejajarkan posisi dengan anak didiknya. Karena mereka berdua ada dalam posisi yang vertikal (pendidik di atas, anak didik di bawah), maka pendidik harus turun ke posisi anak didik. Cinta pendidik tidak menetap di sana, melainkan mengangkat dan mengambil yang dicintainya itu ke posisi yang sejajar dengannya. (KLD hal. 375)

Driyarkara itu guru betul. Di samping menulis, beliau melakukan apa yang ditulisnya dalam karya-karyanya. Beliau melakukan humanisasi.

Pun sebagai seorang manusia, beliau melakukan itu semua bukan berdasarkan kepentingannya semata, seperti yang ditulis Thomas Hobbes dalam Leviathan. Manusia membentuk masyarakat dan saling sokong (termasuk melalui pengetahuan) hanya karena sama-sama takut akan kehancuran dan bukan karena perikemanusiaan (KLD hal. 366). Dasar Driyarkara dalam mengajar–lisan maupun tulisan–adalah cinta (Driyarkara menghabiskan hidupnya dengan mengajar; dosen filsafat Seminari Tinggi Yogyakarta, pengajar Ignatius College Yogyakarta, Guru Besar Luar Biasa Universitas Indonesia dan Hassanuddin, Guru Besar tamu pada St. Louis University (KLD hal.xxii)).

Dalam tulisan-tulisannya, beliau menyajikan banyak contoh riil. Hal itu bukan hanya ingin menunjukkan bahwa dirinya mengerti, tetapi juga sebuah usaha untuk membuat pembaca mengerti secara mendalam. Dengan cara menulis yang runut, apik, dan tidak asal-asalan, beliau telah menunjukkan keseriusannya untuk membagi apa yang dimilikinya.

Ya, sekali lagi, dasar Driyarkara dalam menulis adalah cinta. Cinta kasih yang tulus dan suci seperti yang ditekankan dalam karya-karyanya mengenai pendidikan. Seperti cinta ibu pada anaknya. Memang begitulah yang seharusnya dilakukan: dengan cinta, manusia tidak diobjekkan (KLD hal. 392).

Dan Driyarkara telah menulis tentang dirinya sendiri.

Keterangan: KLD adalah singkatan dari Karya Lengkap Driyarkara (Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta, 2006)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s