Kita II


Jika aku tinggal sendiri
di hutan belantara yang lebat,
dan tak ada manusia lain yang hidup,
Aku tak perlu repot memoles diri
Aku bisa dengan asik membersihkan lubang hidung
Aku bisa dengan nyaman menggaruk bokong
Aku bisa dengan lantang buang angin
Bahkan aku bisa beraktivitas tanpa busana.

Itu jika.
Jika aku tinggal sendiri
di hutan belantara yang lebat,
dan tak ada manusia lain yang hidup
Tapi ini kota. Ada banyak manusia.
Sedikitnya aku harus memoles diri
Aku tak bisa dengan asik membersihkan lubang hidung
Aku tak bisa dengan nyaman menggaruk bokong
Aku tak bisa dengan lantang buang angin
Apalagi beraktivitas tanpa busana.

Ide bagus jika sekarang aku pergi
ke hutan belantara yang lebat.
Dengan kamu
ya, aku dan kamu
Kita saja. Berdua.
Agar aku tak benar-benar sendiri.

Advertisements

One thought on “Kita II

  1. KITA III

    adakah air mata saat kita berdua
    adakah rasa tawa saat kita berdua
    manusia senja tercipta bukan untuk melukis sang malam
    ia hadir dengan kekosongan jiwa dan tanpa mata

    sulit, memasukki tetralogi dunia
    apalagi aku sendiri tanpa kamu
    kita….
    mencoba menghapuskan rasa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s