(Banyak)Tuhan?


Membaca sebuah berita selebriti di salah satu media online, seorang laki-laki protestan menikah untuk yang kedua kalinya. Katanya, meski agamanya melarang perceraian dan pernikahan kedua dan seterusnya (kecuali salah satu meninggal), pernikahan pertamanya adalah dengan seorang muslim. Upacara pernikahan dilaksanakan dengan cara islam. Jadi menurutnya, bukan masalah jika dia menikah untuk yang kedua kalinya karena pernikahannya yang ini adalah dengan cara kristen protestan. Mengharukan. Dia hidup di negara yang multikultur. Dan mungkin juga sudah terbiasa dengan gaya hidup kita yang berbeda agama, tapi tetap hidup berdampingan. Sebetulnya saya agak sinis saat menduga dia tidak berpikir hal-hal yang saya pikirkan.

Seperti apapun pemahaman tentang agama sang selebriti itu, paling tidak begini pertanyaannya, apa dia menganggap ada banyak Tuhan? Jika iya, apa kesemuanya tidak saling berkaitan? Pernyataannya di media online itu menggambarkan hal yang saya duga. Atau ternyata itu hanya ungkapan asal yang dibuat untuk menghalalkan pernikahan keduanya itu?

Saya rasa jika memang Tuhan tiap umat berbeda, paling tidak, ada keterkaitan di antara Zat-Zat itu. Toh Tuhan dan makhluknya memiliki ikatan dan keterkaitan. Tidak mungkin Dia tidak memiliki ikatan dengan hal lain di luar itu.

Setiap orang memang berhak punya cara memandang yang berbeda. Patut dihargai. Termasuk pandangan sang selebriti mengenai pernikahan, agama, dan Tuhan.

Bagi saya Tuhan satu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s