Sahabat


Saya seringkali merasa beruntung saat membayangkan, dengan siapa saja saya selama ini menghabiskan masa muda. Segalanya tak lepas dari peran sahabat. Saya pasti akan sangat merasa tidak enak saat mengetahui sahabat merasa risih akan perbuatan saya. Jadilah saya seseorang yang paling malas membuat masalah dengan sesorang. Lagipula, untuk apa?

Sahabat yang mendekati sempurna bagi saya:

* Harus bisa diajak berdiskusi tentang berbagai hal yang jadi ketertarikan saya. Sahabat yang itu saya sudah punya.

* Orang yang bisa menjawab pertanyaan saya sebisanya. Itu juga saya sudah punya.

* Humornya sejalan, jauh dari bercandaan yang “kuli” alias hanya membahas hal-hal jorok dan kasar. Yang ini saya punya banyak.

Sebetulnya banyak hal yang saya harapkan dari seorang sahabat. Tapi setelah dipikir-pikir, WOW! Saya sudah mendapatkan yang saya harapkan. Sahabat tersebar di sekeliling saya. Mengharapkan lebih, saya rasa boleh, karena saya suka berteman, tapi mengabaikan apa yang sudah didapat rasanya akan sangat tidak berperikemanusiaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s