Konser Musik Kantata Untuk Rendra


Seorang pria setengah baya berpakaian hitam-hitam berdiri di hadapan stand mike. Di tangannya tergenggam berlembar-lembar kertas yang dibacakannya lantang-lantang. Dia adalah Wawan Sofian. Tugasnya menjadi pembuka dengan berorasi pada malam Senin tanggal 9 November 2009. Gedung Indonesia Menggugat menjadi pijakan bagi berlangsungnya acara konser musik Kantata Untuk Rendra. Acara yang dijadwalkan akan mulai pada pukul 19.00 WIB, ternyata baru mulai pukul 20.20 WIB. Meski acara tersebut adalah salahsatu dari rangkaian acara 100 hari kepergian W.S Rendra, tapi Herry Dim, pelukis yang menjadi MC di awal acara mengatakan, bahwa acara itu bukan dibuat untuk Rendra, tapi dibuat sekedar untuk mengenangnya semata.

Seusai Wawan Sofian berorasi, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari para seniman yang terus menerus mengumpulkan tepuk tangan ramai dari penonton. Ada beberapa seniman alat musik rongsok yang memperkenalkan pada penonton beberapa alat musik yang terbuat dari barang-barang tidak terpakai. Bunyi-bunyian yang diperkenalkan membuat tidak sedikit penonton terlihat takjub. Alat-alat musik tersebut kemudian dipakai untuk mengiringi pembacaan puisi karya Rendra.

Mukti-Mukti yang membawakan dua buah lagu dan Hari Pocang yang sempat berduet dengan Mukti-Mukti. Hari Pocang memainkan nada-nada harmonikanya di sela-sela petikan gitar Mukti-Mukti. Sebuah lagu yang merupakan musikalisasi puisi karya Rendra dibawakan dengan baik oleh Mukti-Mukti. Salahsatunya berjudul Sepi yang kental dengan nuansa blues. Tiwi dan dua temannya pun membawakan dua buah lagu hasil dari musikalisasi puisi karya Rendra. Sawung Jabo pun ikut hadir. Dia berduet dengan Iwan Fals di puncak acara. Banyak musisi lainnya yang juga ikut tergabung. Feri Curtis juga seharusnya memberikan beberapa lagu untuk dimainkan malam itu, tetapi karena suatu dan lain hal, dia tidak dapat datang.

Meskipun begitu mengagumkan, entah mengapa banyak penonton yang beranjak keluar sebelum acara selesai. Salahsatu sebabnya mungkin karena ruangan yang digunakan terlalu pengap karena memang bukan diset untuk konser, melainkan ruang pameran lukisan dan beberapa instalasi milik perupa Hanafi yang juga sedang berlangsung. Pameran tersebut pun merupakan bagian dari rangkaian acara 100 hari kepergian Rendra. Jendela lebar yang terbuka di tembok sebelah kanan penonton sayap kiri pun hanya berpengaruh sedikit pada udara di dalam ruangan.

Iwan Fals, bintang tamu yang memang tidak dipublikasikan tampil, mengundang tepuk tangan dari sekelompok penonton yang merupakan penggemarnya. Para penonton tersebut mengaku bahwa sudah mengetahui Iwan Fals akan hadir dari beberapa sumber.

Sepanjang pertunjukkan, riuh tepuk tangan dan blitz yang berasal dari kamera tidak henti terarah ke panggung. Suara koor dari penonton yang memang hapal beberapa lagu yang ditampilkan pun melengkapi irama yang datang dari hujan deras yang menyentuh genting gedung. Terus menerus sampai ada yang tidak menyadari bahwa hari sudah esok.

Advertisements

One thought on “Konser Musik Kantata Untuk Rendra

  1. ka itu tanggalnya hari ultah ak loh hehehhehe
    btw, follow blog ak ya
    http://taufiqpiko.blogspot.com/
    tp ak gatau cara follow balik hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s