ilanggppadadamn


Aku tak bisa menjelaskan.

Kecemburuan terhadap dua bayangan

yang bersatu di sorot matahari,

yang menipu aspal legam.

Aku tak bisa ambil jalan sebelah situ

Hidup indah itu di jembatan antara aku dan bayangan.

Ibu dan anak.

Bayangannya meranggas, perlahan hilang disapu fatamorgana.

Panas di atas aspal.

Aku tak bisa menjelaskan

Pertengahan oktober,

Waktu hujan sedang sering turun,

Dia dan bayangannya datang

Membawa kabar gembira bagi yang merindu.

Bulan pun tahu aku pikir tak henti tentangnya

Tapi bukan hanya aku

Pun ia.

Tinggallah aku di jalanan sendiri.

Berjalan dan mengajak menari panasnya aspal yang tetap enggan mencair.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s