Orang Tua Itu


Orang tua itu marah-marah waktu rumahnya kemalingan.

Dia bilang dia tidak rela barang-barangnya lenyap.

Di tengah malam dia hanya meratap.

Selanjutnya wajah itu bisa kembali tersenyum.

Orang tua itu murka waktu anaknya pulang larut.

Dia bilang, waktu muda dia tidak seperti itu.

Waktu anaknya pergi perasaannya jadi tidak menentu.

Selanjutnya dia menjadi terbiasa.

Orang tua itu seperti bisu waktu gempa mengguncang kota.

Maut dimana-mana, rumahnya rubuh.

Jalanan poranda, genting dan tanah saling menyentuh.

Selanjutnya dia tetap seperti bisu.

Mau apa lagi?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s