Saya Suka…


Hari itu sebetulnya bukan hari yang istimewa. Awalnya saya kira begitu. Tapi sepertinya tidak.

Saya pergi ke suatu tempat. Sebuah ruangan. Yang nantinya seolah berkata bahwa hari itu adalah hari yang tidak biasa. Di sana saya bertemu dengan seseorang. Seperti biasa, waktu tetap berjalan. Detik menghentakkan detaknya. Tetap.
Tapi saya suka orang itu. Suka saat melihat dia tertawa. Suka cara bicaranya. Suka kata-katanya. Saya suka. Dan saat saya suka, saya akan tak memedulikan apapun. Kecuali dia. Saya juga tak peduli pada matahari yang terlihat memperlihatkan oranyenya di cakrawala. Biasanya saya suka. Tapi tak begitu kali itu. Hanya dia yang terekam dalam memori.

Setelah itu saya berusaha tak peduli padanya. Memang seharusnya. Saya tak banyak berharap dia akan kembali ke ruangan itu lagi.

Saya berusaha tak peduli, meskipun saya masih menganggapnya sebagai matahari yang menyombongkan diri di kedua sudut bola mata saya.
Dan saya masih punya rekaman dan angan tentang dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s