Ilya dan Gajah


Kami pergi ke kebun binatang Bandung. Mengajak teman baru kami yang sudah sembilan tahun di Malaysia dan baru kembali lagi ke Bandung. Sekaligus mengerjakan tugas geografi yang tak ada habisnya. Nama teman baru itu Ilya.

Berlalulah perjalanan dari loket karcis yang harganya 11.500 rupiah ke letak paling ujung kebun binatang itu. Dekat kandang gajah tepatnya. Di sebelah kanan kandang, ada seekor gajah yang diikat di sebuah pohon besar. Entah mengapa dia dipisah dari kawan-kawannya. Tak ada label apapun disitu. Kami, para mudawan-mudawati yang memiliki rasa ingin tahu yang memang melebihi batas normal, mulai mendekati. Dan timbullah rasa ingin berfoto bersama gajah. Norak memang. Tapi Ilya mengaku suka gajah. Jadilah dia mendekati gajah yang sedang santai itu. Aku pun ikut mendekat.

Tiba-tiba “Duakkk”. Gajah itu terlihat terusik lalu memalingkan wajahnya. Dan belalainya langsung mencambuk tubuh Ilya yang beratnya delapan puluh kilo itu. Ilya terpental hampir dua meter. Terpisah dari  kaca matanya. Kami tertawa terbahak-bahak. Gila. Momen yang akan terlihat WOW jika dapat sempat diabadikan oleh kamera SLR Bening. Sayang sekali momen itu gagal diabadikan…

Advertisements

5 thoughts on “Ilya dan Gajah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s