Cukup Sapi


Apakah tidak cukup sapi (ini kata umpatan) jika:

  • Orang dekat sok tahu siapa saya?! (Padahal saya kentut diam-diam aja mereka belum tentu tau)

  • Orang dekat mengambil hak saya?! (Sudah jelas ini sangat sapi!)

  • Orang dekat bukannya bicara baik-baik tapi malah bentak-bentak?! (Segalanya bias disampaikan dengan tenang! Calm down…)

  • Orang dekat sok tahu segala?! (Tentu saja ini menyebalkan)

  • Orang dekat tukang, maaf, TIPU?! (Apa yang harus saya lakukan? Kalau saya lapor polisi, saya ragu. Dia kan orang dekat…)

  • Orang dekat berkata: “Tuh kan, dibilang juga apa. Kamu siih…” dengan tatapan sok pintar, meremehkan, merendahkan, melecehkan, menyebalkan membabi buta luar biasa?!

Semuanya orang dekat. Orang dekat memang paling mematikan. Begitu juga dengan orang dekat saya. Yang paling fatal, ia melakukan poin kedua dengan semena-mena dan tidak mengakuinya.

Lalu apa inti dari tulisan ini?

Cukup: hati-hati dengan orang dekat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s