Roxette’s Greatest Hits


Judul: Roxette’s Greatest Hits

Artis: The Roxette

Tahun Rilis: 1995

Album ini adalah album kelima yang dirilis Roxette. Dengan 18 lagu di dalamnya, lagu-lagu yang terdapat di dalamnya sangat mewakili tipe musik yang selama ini diusung oleh Roxette. 14 lagu yang terselip di album ini adalah lagu lama, sisanya adalah lagu baru yang dibuat pada tahun 1995, saat album ini dibuat. Lagu pertama, June Afternoon diciptakan oleh Per Gessle. Ceria dan Simple, sangat berciri khas lagu-lagu Per. Lagu kedua adalah salahsatu lagu yang paling saya sukai. Lagu itu berisi musik dan vokal Marie Frederiksson yang terdengar seperti dalam lagu-lagu mellow The Cranberries. The Look adalah lagu berikutnya. Lagu yang menjadi hits saat tahun 1992 ini terdengar “sangat ABBA”. Begitu juga dengan lagu berikutnya, Dressed For Succes. Vokal Marie di lagu ini sangat optimal. Listen to Your Heart adalah lagu berikutnya, lagu balada yang sepertinya cukup asik jika dinyanyikan oleh paduan suara. Tapi, dalam lagu ini Marie beserta backing vocal menggambarkan betapa kuat vokalnya. Dangerous, lagu berikutnya terinspirasi dari sebuah film action tahun1970-an.

Menyenangkan rasanya mendengar duo Roxette ini bernyanyi bersama dalam It Must Have Been Love. Meskipun Per hanya mendapat sedikit bagian di bagian awal, tapi tetap saja membuat lagu jatuh cinta ini terasa sebagai ukuran yang pas. Dan akhirnya, di lagu Joyride, Per mendapat bagian yang banyak untuk suara rendah dan serak, dan sengaunya. Judul dari lagu ini didapat dari wawancara dengan Paul McCartney, saat beliau berkata “…writing song with John Lennon was a long joyride”.

Lagu-lagu berikutnya memiliki tipe yang sama seperti lagu-lagu Roxette lainnya. Beat-ceria, mellowsimple, atau lagu-lagu yang pantas diiringi goyangan ala ABBA. Fading Like a Flower (Every Time You Leave), The Big L, Spending My Time, How Do You Do, Almost Unreal, yang merupakan The Super Mario Bros Soundtrack, Sleeping In My Car, Crash! Boom! Bang!, Vulnerable, She Doesn’t Live Here Anymore, I Don’t Want To Get Hurt.

Dengan cover yang simple, bahkan terkesan cuek dan “nggak niat”, album dan banyak musisi yang membantu proses pembuatan album ini patut diacungi empat jempol!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s